Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Strategi Pembelajaran Interaktif di SMPN 25 Makassar

  • Nurfadila Rahma. S Pendidikan Profesi Guru Prajabatan IPA Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Syahrir Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
  • Nurhasanah SMPN 25 Makassar
Keywords: Hasil Belajar, Strategi, Pembelajaran Interaktif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan strategi pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas VII E SMPN 25 Makassar. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes (evaluasi diakhir siklus) dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif untuk data kuantitatif yaitu dengan membandingkan hasil prestasi belajar siswa dari hasil belajar siswa setelah tindakan Siklus I dan hasil belajar setelah tindakan Siklus II, dari hasil pembandingan tersebut dilakukan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I yaitu dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 67,44%, dan pada siklus II dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 79%. Dengan demikian penerapan strategi pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa meningkat hingga 11,56%. Oleh karena itu,  peneliti menyarankan agar guru dapat menerapkan startegi pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran IPA di SMPN 25 Makassar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] L. U. Ali, I. W. Suastra and A. A. I. A. R. Sudiatmika, "Pengelolaan Pembelajaran IPA Ditinjau dari Hakikat Sains pada SMP di Kabupaten Lombok Timur," e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, vol. III, no. 3, pp. 1-11, 2013.

[2] Z. Aqib, PTK Penelitian Tindakan Kelas, Yogyakarta: AR-Ruzz Media, 2017.

[3] S. Arikunto, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : Bumi Aksara, 2006.

[4] N. Sudjana and Ibrahim, Penelitian dan Penilaian Pendidikan, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2009.

[5] A. Pursanto, "Penanganan Masalah dalam Proses Pembelajaran Teknologi Layanan Jaringan," Pinisi : Journal of Teacher Professional, vol. II, no. 1, pp. 151-156, 2021.

[6] M. Abdul, Strategi Pembelajaran, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2013.

[7] F. M. Fung, N. T. T. Mangdeline dan R. K. Kamei, “Cara Menciptakan Kelas Online yang Interaktif di Tengah Pandemi COVID-19 : pelajaran dari Singapura,” The Conversation, 19 Juni 2020. [Online]. Available: https://theconversation.com/cara-menciptakan-kelas-online-yang-interaktif-di-tengah-pandemi-covid-19-pelajaran-dari-singapura-140738. [Diakses 12 Mei 2024].

[8] C. Bonwell and J. A. Eison, Active Learning : Creating Excitement in the Classroom, Washington DC: The George Washington University, 1991.

[9] A. Arsyad, Media Pembelajaran, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.

[10] J. L. Harmon, Interactive Learning Strategies : Case Studies and Practices, New York: Educational Press, 2020.

[11] J. Smith, "Effective Use of Group Work in the Classroom," Educational Leadership, vol. 71, no. 2, pp. 72-76, 2013.

[12] P. Suparno, Pembelajaran Interaktif untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2015.

[13] M. Wena, Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek, Jakarta: Bumi Aksara, 2018.
Published
2024-05-31
How to Cite
Nurfadila Rahma. S, Muh. Syahrir, & Nurhasanah. (2024). Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Strategi Pembelajaran Interaktif di SMPN 25 Makassar. JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN, 6(2), 473-479. https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i2.1095