Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII.4 SMP Negeri 16 Makassar

  • Maerchy Puteri Lebang Pendidikan Profesi Guru Prajabatan IPA Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Jasri Djangi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
  • Sarni SMPN 3 Makassar
Keywords: Two Stay Two Stray, Motivasi Belajar, Hasil Belajar

Abstract

Motivasi dan hasil belajar pada SMPN 16 Makassar terbilang masih rendah khususnya di kelas VIII.4. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik di kelas tersebut. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan peserta didik kelas VIII.4 yang berjumlah 26 orang peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan terjadi peningkatan motivasi belajar dengan persentase peningkatan sebesar 4,47 %, dari skor rata-rata 80,79 pada siklus I menjadi 84,40 pada siklus II. Sementara terjadi peningkatan hasil belajar dengan persentase peningkatan sebesar 7,90 %, dari skor rata-rata 81,10 pada siklus I menjadi 87,51 pada siklus II. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray pada peserta didik kelas VIII dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Agarwal, R., & Nagar, N. (2011). Cooperative Learning. India: Kalpaz Publications.

[2] Anwar, M. 2018. Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta didik Pada Materi Elastisitas. Jurnal Riset Fisika Edukasi Dan Sains, 5(2)

[3] Dharsana, G. S., & Sidabutar. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray melalui Lesson Study terhadap Hasil Belajar IPA. MIMBAR PGSD Undiksha, 6(2).

[4] Hamdayama, J. (2016). Metodologi Pengajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.

[5] Hendra, M. Y., Utaya, S., & Amirudin, A. (2016). Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Dengan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Berbantuan Media Power Point. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH), 1(8), 911–912.

[6] Huda, M. (2013). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

[7] Kurnia, N., Degeng, I. N. S., & Soetjipto, B. E. (2013). Model Two Stay Two Stray TSTS) dan Find Someone Who untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif, Afektif dan Psikomotor. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH), 1(2), 38–47.

[8] Kusumawati, N., & Maruti, E. S. (2019). Strategi Belajar Mengajar Di Sekolah Dasar. Magetan: CV. AE Media Grafika.

[9] Leniati, B., & Indarini, E. (2021a). Meta Analisis Komparasi Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Tsts (Two Stay Two Stray) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Matematika Peserta didik Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 26(1), 149-157.

[10] Mulyantini, N. I.. D., Suranata, K., & Margunayasa, 1. G. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Terhadap Minat Belajar Ipa Peserta didik Kelas IV SD. Mimbar PGSD, 7(1).

[11] Nasional, D. P. (2012). Direktoral Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Depertemen Pendidikan Nasional.


[12] Putri, P. K., Achmad Hidayatullah, & Shoffan Shoffa. (2020). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar dan Minat Belajar. JUMLAHKU: Jurnal Matem Ilmiah STKIP Muhammadiyah .

[13] Rachmawati, Y., & Ernawati, T. (2018). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar Ipa Ditinjau Dari Motivasi Belajar Peserta didik. Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 5(1), 45–50.

[14] Rozi, F. Y. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS ) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, Sains Dan Humaniora, 2(1), 55–66.

[15] Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

[16] Saidah, U.H. 2016. Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

[17] Siregar, E., & Nara, H. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

[18] Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Alfabeta.

[19] Susanto, A. (2013). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

[20] Zairmi, Ulil, Fitria, Y., & Amini, R. (2019). Penggunaan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dalam Pembelajaran IPA di Sekolah. Dasar. Jurnal Basicedu, 3(4), 1031-1037.
Published
2024-06-06
How to Cite
Maerchy Puteri Lebang, Muhammad Jasri Djangi, & Sarni. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII.4 SMP Negeri 16 Makassar. JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN, 6(2), 1601-1608. https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i2.1287

Most read articles by the same author(s)