Analisis Permainan Tradisional Terhadap Kecerdasan Logis-Matematis Pada Anak Usia Dini

  • Nuha Fatin Ranjani Prodi Magister Teknologi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta, KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Tanggerang.
  • Zulfitria Prodi Magister Teknologi Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta, KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Tanggerang.
Keywords: Permainan Tradisional, Kecerdasan Logis-Matematis, Anak Usia Dini

Abstract

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Pendidikan anak usia dini dianggap penting karena dapat menumbuh-kembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mandiri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, mampu mengendalikan emosinya, dan mampu membangun hubungan dengan orang lain dan meletakkan dasar-dasar tentang bagaimana seharusnya belajar. Bermain pada anak merupakan motivasi intrinsik dan dapat memberikan pelatihan untuk mengenal aturan-aturan, mematuhi norma, dan larangan-larangan yang berlaku, setia, dan lain sebagainya. Howard Gardner berpendapat bahwa tidak ada manusia yang tidak cerdas. Kata cerdas ini mengacu pada beberapa jenis kecerdasan, salah satunya adalah kecerdasan logis-matematis. Kecerdasan logis-matematis berkaitan dengan berhitung atau menggunakan angka dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka di mana penulis menggunakan berbagai sumber referensi yang berkaitan dengan permainan, khususnya permainan tradisional dengan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini. Kajian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Sujiono, Yuliani Nurani. 2012. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

[2] Musfiroh, Takdiroatun. 2017. Pengembangan Kecerdasan Majemuk. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.

[3] Yaumi, Muhamad. 2013. Pembelajaran Berbasis Jamak. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

[4] Moeslihatoen, R. 2001. Metode Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Renika Cipta.

[5] Mutiah, Diana. 2010. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

[6] Mengasah Kecerdasan Matematis Logis Anak Sejak Usia Dini https://p4tkmatematika.org/2008/11/mengasah-kecerdasan-matematis-logis-anak-sejak-usia-dini/ (diakses pada 01 November 2023)

[7] Musfiroh, Tadkiroatun. 2014, Pengembangan Kecerdasan Majemuk. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.

[8] Musfiroh, Takdiroatun. 2008. Cerita Untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: Tiara Wacana.

[9] Mufarizuddin. (2017). Peningkatan Kecerdasaan Logika Matematika Anak melalui Bermain Kartu Angka Kelompok B di TK Pembina Bangkinang Kota. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 62-71. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.32

[10] Nendria, Tutut Handayani, Izza Putri. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Al-Fatah Desa Tapus Kecamatan Pampangan Kabupaten Oki. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains,
11(1), 348-358. https://doi.org/10.25273/jems.v11i1.15567

[11] Rani Kurnia Putri, Sunyoto H.P, Sri R, Erlin L, Prayogo. (2020). Melatih Kecerdasan Logis Matematis Pada Anak Usia Dini Melalui Permainan Engklek. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 1-6.

[12] Wiwin Setiawati, Ema Aprianti. (2018). Upaya Mengembangkan Kecerdasan Logis Matematis Anak Usia 5-6 Tahun Menggunakan Permainan Tradisional. Jurnal Ceria (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 1(1), 1-5.
Published
2024-07-03
How to Cite
Nuha Fatin Ranjani, & Zulfitria. (2024). Analisis Permainan Tradisional Terhadap Kecerdasan Logis-Matematis Pada Anak Usia Dini. JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN, 6(2), 1850-1855. https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i2.1328

Most read articles by the same author(s)