Meneguhkan Spirit dalam Membangun Sistem Akademik Berbasis Moderasi Beragama

  • Herman Sunusi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sinjai, Sulawesi Selatan
Keywords: Spirit, Sistem Akademik, Moderasi Beragama

Abstract

Moderasi beragama di Indonesia adalah fakta bahwa masyarakat Indonesia itu sangat plural dan multikultural. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam etnis, suku, agama, budaya dan agama. Keragaman atau heterogenitas meniscayakan adanya perbedaan, dan setiap perbedaan berpotensi melahirkan konflik atau gesekan, yang dapat menimbulkan ketidak seimbangan sosial. Dalam konteks inilah pendidikan moderasi beragama perlu hadir untuk menciptakan kesimbangan dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Sikap dan prilaku seorang guru sangat membekas dalam diri siswa, sehingga ucapan, karakter dan kepribadian guru menjadi cermin siswa. Maka dari itu guru agama sudah menjadi laboratorium hidup untuk memberikan arahan yang jelas kepada siswa disamping itu guru-guru bidang study yang lain juga punya kewajiban untuk memberikan motivasi dorongan kepada siswa dan pemahaman yang jelas bahwa kehidupan beragama dengan tetap menghargai perbedaan supaya terhindar dari radikalisme, semua bisa berpendapat memahami orang lain tidak memaksakan kehendak sendiri

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Aksa, A. (2017). Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Nomenklatur, Sejarah Dan Pengaruhnya Di Indonesia. Yupa: Historical Studies Journal, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.30872/yupa.v1i1.86

[2] Bakri, S., Hasan, A. K., Rohmadi, Y., & Purwanto. (2019). Reviewing The Emergence Of Radicalism In Globalization: Social Education Perspectives. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 6(9), 363–385.

[3] Manshur, F. M. (2020). Promoting Religious Moderation Through Literary- Based Learning: Quasi-Experimental Study. International Journal Of Advanced Science And Technology, 29(06), 5849–5855.

[4] Islam, T., & Khatun, A. (2015). “Islamic Moderation” In Perspectives: A Comparation Between Oriental And Occidental Scholarships. International Jaournal Of Nusantara Islam, 03(02), 69–78. https:// doi.org/10.15575/ijni.v3i2.1414.

[5] Darlis. (2017). Menyusung Moderasi Islam Ditengah Masyarakat Yang Multikultural. Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin Dan Filsafat, 13(2), 225–255. https://doi.org/10.24239/rsy.v13i2.266.

[6] Fahri, M., & Zainuri, A. (2019). Moderasi Beragama Di Indonesia. Intizar, 25(2), 95–100. https://doi.org/10.19109/intizar.v25i2.5640.

[7] Aksa, A. (2017). Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Nomenklatur, Sejarah Dan Pengaruhnya Di Indonesia. Yupa: Historical Studies Journal, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.30872/yupa.v1i1.86

[8] Bakri, S. (2004). Islam dan Wacana Radikalisme Agama Kontemporer.Jurnal DINIKA, 3(1), 4 – 5.

[9] Faizah, R. (2020). Penguatan Wawasan Kebangsaan Dan Moderasi Islam Untuk Generasi Millenial. Jurnal PROGRESS: Wahana Kreativitas Dan Intelektualitas, 8(1), 38–61.

[10] Basuki dan Miftahul Ulum, Pengantar Ilmu Pendidikan Islam, (Yogyakarta: STAIN Po PRESS, 2007). h. 103-104.

[11] Akmal Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2014). h. 9.

[12] Hamzah B. Uno, Profesi Kedudukan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2008). h. 15.

[13] Nala Auna Rabba, Skripsi: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Upaya Mencegah Radikalisme Di Sma Khadijah Surabaya, (Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019). h. 4-5.

[14] Amrullah, M. K., & Islamy, M. I. (2021). Moderasi Beragama: Penanaman Pada Lembaga Pendidikan Formal Dan Nonformal. NIZHAM: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 57–69.

[15] Amrullah, M. K., & Islamy, M. I. (2021). Moderasi Beragama: Penanaman Pada Lembaga Pendidikan Formal Dan Nonformal. NIZHAM: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 57–69.

[16] Priatmoko, S. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren Di Madrasah. MIDA:JurnalPendidikanDasarIslam,4(1) 1–10. https://doi.org/10.52166/mida.v4i1.601

[17] Sudiapermana, E. (2009). Pendidikan Informal. Jurnal Pendidikan, 4(2), 1–7.

[18] Sabic-El-Rayess, A. (2020). Epistemological Shifts In Knowledge And Education In Islam: A New Perspective On The Emergence Of Radicalization Amongst Muslims. International Journal Of Educational Development, 73(December 2019), 102148. https://doi. org/10.1016/j.ijedudev.2019.102148

[19] Haryani, E. (2020). Pendidikan Moderasi Beragama Untuk Generasi Milenia: Studi Kasus ‘’Lone Wolf” Pada Anak di Medan. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 18(2), 145–158. https://doi.org/10.32729/edukasi.v18i2.710

[20] Nala Auna Rabba, Skripsi: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Upaya Mencegah Radikalisme Di Sma Khadijah Surabaya, (Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019). h. 14.

[21] Jakaria Umro, Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Radikalisme Agama Di Sekolah, Journal Of Islamic Education (JIE) Vol. II No. 1 Mei 2017. h. 95.

[22] Jakaria Umro, Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Radikalisme Agama Di Sekolah, Journal Of Islamic Education (JIE) Vol. II No. 1 Mei 2017. h. 101.
Published
2023-05-24
How to Cite
Sunusi, H. (2023). Meneguhkan Spirit dalam Membangun Sistem Akademik Berbasis Moderasi Beragama. JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN, 5(1), 12-20. https://doi.org/10.31970/pendidikan.v5i1.482